Selasa, 13 Mei 2014

Biru dan Jingga

Aku adalah penikmat birunya langit
Aku juga adalah pengagum jingga senja
Satu yang tak pernah aku temukan
Mereka tak bisa saling berpeluk

Entah biru entah jingga yang tak ingin
Seberapa lamapun biru menunggu, 
jingga selalu datang setelah langit berubah sendu
Pun seberapa cepat jingga mengejar biru,
gelap segera lebih dulu menelannya

Sayang....
Haruskah biru membakar diri agar bisa berpeluk jingga?
Seperti itukah yang jingga inginkan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar